Lenyapnya langit kobong menandakan berakhirnya acara menyambangi sunrise di Ujung Genteng. Semestinya kami kembali ke hotel dan siap-siap untuk balik ke Jakarta. Namun lagi-lagi kami merayu sang Pria budiman untuk berhenti sejenak di pelabuhan perikanan Ujung Genteng.
Showing posts with label Geopark Ciletuh. Show all posts
Showing posts with label Geopark Ciletuh. Show all posts
Thursday, June 14, 2018
Menyambangi Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng (Seri 6)
Curug Cimarinjung membawa kenangan. Curug indah mempesona dan diakhiri dengan keindahan teater eeh.. amphitheater Ciletuh dari atas. Jajaran pantai Palangpang terlihat indah. Membentuk lengkungan busur indah. Dikelilingi pohon dan bebatuan kuno. Ahh.. aku menjadi rada lebay. Am I a romantic?
Labels:
Fotografi,
Geopark Ciletuh,
Perjalanan,
Photography,
Travel
Menyambangi Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng (Seri 5)
Puncak Darma ! Apakah aku harus melompat kegirangan atau kah tersenyum kecut ? Errggh... kecut kayaknya karena dengkul rada ngadat dan engga mau kompromi. Sambil jalan pelan-pelan setelah melihat kemolekan curug Cimarinjung dengan dengkul kagak asik, berjalanlah aku menuju parkiran.
Labels:
Fotografi,
Geopark Ciletuh,
Perjalanan,
Photography,
Travel
Menyambangi Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng (Seri 4)
Leyeh-leyeh alias duduk santai termangu sambil dimakan ngantuk. Itulah yang aku kerjakan siang itu di curug Sodong. Beberapa foto sudah diambil. Banyak yang berbintik hitam karena tanpa sadar lensa kamera dimakan percikan air terjun. Gegara motret tanpa teliti, ya begitulah.
Labels:
Fotografi,
Geopark Ciletuh,
Perjalanan,
Photography,
Travel
Wednesday, June 13, 2018
Menyambangi Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng (Seri 3)
Setelah badan mengawang-awang ketika mendaki tebing curug awang, kami melanjutkan perjalanan menuruni bukit menuju lembah. Tentu saja naik mobil. Mana mungkin jalan kaki. Gempor apa ?
Pelan tapi pasti mobil merayap pelan. Meliuk turun ke arah lembah. Meninggalkan Panenjoan. Melewati pepohonan hijau segar. Sesekali berpapasan dengan motor atau mobil warga sekitar. Ada persawahan yang masih setengah panen. Udara segar dan kami tidak menggunakan AC. Cukup buka jendela lebar-lebar. Sueegerr rek !
Pelan tapi pasti mobil merayap pelan. Meliuk turun ke arah lembah. Meninggalkan Panenjoan. Melewati pepohonan hijau segar. Sesekali berpapasan dengan motor atau mobil warga sekitar. Ada persawahan yang masih setengah panen. Udara segar dan kami tidak menggunakan AC. Cukup buka jendela lebar-lebar. Sueegerr rek !
Labels:
Fotografi,
Geopark Ciletuh,
Perjalanan,
Photography,
Travel
Tuesday, June 12, 2018
Menyambangi Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng (Seri 2)
Waktu melambat pelan. Matahari pun seolah malas untuk beringsut. Semua seolah dalam slow motion masal. Begitulah ketika aku sudah kenyang dan cangkir kopi hampir habis. Apalagi angin sepoi-sepoi basah yang dirasakan dari tempat duduk yang memandang luas pada teater alam geopark.
Ujung-ujungnya adalah mata menjadi terkantuk-kantuk. Kesipitan mataku hampir menjadi garis. Nyaman dan angler kalau berlanjut menjadi tidur pagi. Setelah semalaman tak tidur sempurna.
Beruntunglah sang Pria budiman segera memberikan komando bahwa rombongan harus segera menuju lokasi wisata berikutnya. Oh iya yaa... open trip ini bukan acara motret rame-rame. Tapi wisata. Wisata menelusuri seluk beluk Geopark Ciletuh nan sexy. Kalau trip motret biasanya hanya beraksi pada waktu-waktu tertentu. Misal menjelang sunrise atau saat sunset. Siang biasanya dipake untuk istirahat.
Ujung-ujungnya adalah mata menjadi terkantuk-kantuk. Kesipitan mataku hampir menjadi garis. Nyaman dan angler kalau berlanjut menjadi tidur pagi. Setelah semalaman tak tidur sempurna.
Beruntunglah sang Pria budiman segera memberikan komando bahwa rombongan harus segera menuju lokasi wisata berikutnya. Oh iya yaa... open trip ini bukan acara motret rame-rame. Tapi wisata. Wisata menelusuri seluk beluk Geopark Ciletuh nan sexy. Kalau trip motret biasanya hanya beraksi pada waktu-waktu tertentu. Misal menjelang sunrise atau saat sunset. Siang biasanya dipake untuk istirahat.
Labels:
Fotografi,
Geopark Ciletuh,
Perjalanan,
Photography,
Travel
Menyambangi Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng (Seri 1)
Kala otak udah senut-senut. Pikiran terbawa aliran negara api. Badan berasa lungkrah dan mata berpendar tak jelas. Itulah saat bagiku untuk melakukan perjalanan. Perjalanan yang sesungguhnya. Pergi ke daerah apa saja untuk mengayunkan kaki.
Ketika hal tersebut menyergap tanpa ampun, maka "niyat inyong" untuk mencari daerah mana yang akan didatangi. Browsing sana browsing sini, liat timeline onoh ama timeline inih. Sampe akhirnya teringat sang pemandu budiman dari tanah Ujung Genteng. Pria bernama Pria (lho!), enaknya nulis lelaki bernama Pria menawarkan open trip. Beliau sedang mengadakan open trip ke Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng. Daerah seputaran Palabuhan Ratu Sukabumi lah. Langsung sikaaat untuk mendaftar.
Ketika hal tersebut menyergap tanpa ampun, maka "niyat inyong" untuk mencari daerah mana yang akan didatangi. Browsing sana browsing sini, liat timeline onoh ama timeline inih. Sampe akhirnya teringat sang pemandu budiman dari tanah Ujung Genteng. Pria bernama Pria (lho!), enaknya nulis lelaki bernama Pria menawarkan open trip. Beliau sedang mengadakan open trip ke Geopark Ciletuh dan Ujung Genteng. Daerah seputaran Palabuhan Ratu Sukabumi lah. Langsung sikaaat untuk mendaftar.
Labels:
Fotografi,
Geopark Ciletuh,
Perjalanan,
Photography,
Travel
Subscribe to:
Posts (Atom)






